byur

byur

Blog ini memang kedengaran seperti suara orang kecebur kali. Bukan…..itu suara diriku sendiri. Aku memang menceburkan diri. Menceburkan diri ke dalam situasi yang sekarang makin dijauhi oleh saudara-saudaraku kaum perempuan. Menjadi ibu rumah tangga.

Ya….

Hari ini banyak perempuan yang meninggalkan rumah. Keluar menebar ke seluruh penjuru negeri. Memenuhi sela-sela persaingan kehidupan di lorong-lorong kota. Duduk di bangku-bangku pemegang kuasa. Menggiring dunia.

Mereka tinggalkan kemuliaan dan keanggunan sebagai ibu rumah tangga. Mereka tinggalkan ketinggian derajat di hadapan sang Pencipta.

Baik. Inilah aku. Aku bangga menjadi ibu rumah tangga. Aku akan menjadi istri yang baik untuk suamiku. Aku akan memimpin anak-anak suamiku. Aku akan antarkan mereka menjadi anak-anak sholih dan sholihah seperti harapan ayahnya. Dan aku akan menemui Rabb-ku dengan kebanggaan.

Ya Allah…Isyhad.

6 Tanggapan to "byur"

Duuh, aku jadi terharu… huk…huk….
Doain ych, calon istriku besok jadi wanita yg sholihah, ibu rumah tangga, istri yang baik untuk suami, memimpin anak-anak suami, mengantarkan mereka menjadi anak-anak sholih dan sholihah seperti harapan ayahnya, akhirnya menemui Sang Rabb dengan kebanggaan. Amin.

Menurutku, memang benar tuh pernyataan ukht Zakiya.
Bahwa tugas utama seorang perempuan yang telah bersuami adalah sebagai ibu rumah tangga yang harus mendidik anak2nya supaya menjadi anak2 yang sholih dan sholihah. Dan inilah sebenarnya tugas yang paling hakiki bagi seorang wanita. Namun anehnya justru banyak kaum perempuan yang tidak menyadari tugas utamanya ini. Padahal anak adalah merupakan amanat Allah yang kelak di kemudian hari kan dimintai pertanggungjawabannya; apakah bunda mendidik dan merawat anaknya dengan baik ato justru tidak menghiraukannya (sebaliknya…gtoooo)
Akan tetapi, tidak selamanya koq harus di rumah teyus…, yakni manakala keadaan benar2 sangat memaksa. Dapat kita lihat sebagai contoh; kisahnya dua putri nabi Syu’aib yang menggembala kambing tatkala sang bapak (nabi Syu’aib) sudah sangat udzur dan harus istirahat total. Keduanya harus menggembala kambing dan memberi minum gembalaanya itu, akan ttapi keduanya tidak pernah bercampur baur dengan penggembala laki2 yang sedang berebut mengambil air, keduanya baru mengambil air stelah para penggembala lk2 itu pulang.
Kita lihat ‘keduanya tidak berbaur dengan pria manakala melakukan aktifitasnya’,
Hal ini jelas beda sekali dengan wanita zaman sekarang, mereka enjoy2 aja manakala bekerja di suatu tempat yang di dalamnya pria dan wanita bebas bergaul, berinteraksi dan terkadang juga sesekali main cubit – senggol sana-sini….Na’udzubillaaaah..
Buntutnya, tak jarang kita dapati adanya pelecehan seksual di antara mereka,….hi…ngeri dech….
Dan akhirnya mari kita perhatikan kembali firman Allah kepada kaum wanita, “…dan hendaklah kamu menetap di rumahmu…” ato dapat kita lihat dalam surat Al-Ahzab yang bunyinya “wa Qorna fie buyuutikunna…”
Wallahu A’lam…

Ee..aku kira saya doang yang bangga jadi ibu rumah tangga. Ada yang bilang suami itu derajatnya lebih tinggi di banding isteri. Tapi Tuhan kalau memaafkan orang kok minta persetujuan ibunya dulu? Kalau lagi solat trus dipanggil ibunya, panggilan itu harus dipenuhi. Lha wong Allah saja bersedia “mengalah”, kok. Coba bayangkan, baik buruk suatu kaum juga ditentukan oleh wanitanya! Hebat kan? Surga? ada di bawah telapak kaki ibu. Tapi itu surganya anak. Kalau surga bapaknya … ya yang di ujung atas kaki itu. Buat kaum pria, jangan iri dengan wanita, ya? Sesungguhnya ini bukan soal derajat-derajatan. Saya menghormati suami saya karena saya mencintainya. Itu saja kok. Maaf saya cuma seorang mualaf. Mampir dong ke rumah saya, ngrasani para suami! Hi..hiiik … Selamat kecebur kali!Byur.

Mbak, Pengin saya sih, isteri saya juga jadi seperti Mbak Zakia dan Mbak Andhien gitu! Kapan-kapan tulis dong, apa enaknya jadi Ibu Rumah Tangga, biar isteri saya termotivasi … bukan karena kecebur kaya’ gitu! Jika perlu tulis di blog saya deh, biar isteri saya ikut baca. Trims.

mbak umma ya?
eh mbak zakiya ….

pripun kabare?

masih ingat mboten kaleh kulo? hehehehe

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

Please log in to WordPress.com to post a comment to your blog.

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

 

Januari 2012
M S S R K J S
« Agu    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Blog Stats

  • 150 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.